Skip to main content

Merantau?

Saya telah merantau. Ya, untuk pertama kalinya saya merantau ke kota yang cukup jauh dari kampung halaman saya. Kota itu digelari orang dengan sebutan "Kota Apel". Kota Malang adalah tempat saya merantau sekarang. Pertama kali saya datang ke kota ini, saya disambut oleh hawa sejuknya. Setelah sekian bulan saya berada disini, ternyata kota ini menyenangkan juga! Suatu saat nanti kau harus kesini juga, Kawan. Harus! :)

Adapun tujuan saya merantau ke kota ini adalah untuk menempuh kuliah S1 Agroekoteknologi di Universitas Brawijaya. Percaya atau tidak, saya menempatkan Agroekotenologi Universitas Brawijaya di pilihan satu saya. Ya, pilihan satu! Mengapa harus Malang yang jauh dari kampung halaman saya Tanjungbalai?

Saya memang sudah memutuskan sejak awal bahwa selepas SMA saya akan merantau. Merantau yang jauh, tidak hanya untuk Tanjungbalai - Medan yang bisa ditempuh dalam waktu 4 jam dengan menggunakan kereta. Tak ada yang salah dengan Medan. Medan juga sepertinya kota yang menyenangkan. Saya benar-benar hanya ingin merantau yang jauh. 

Saya ingin belajar menghargai semuanya. Benar, Kawan. S E M U A N Y A. Saya ingin belajar menghargai setiap detik yang saya habiskan disini dengan belajar untuk mendapatkan hasil yang baik. Saya ingin belajar untuk bekal saya di masa depan. Saya ingin belajar mandiri disini. Saya ingin belajar sebanyak-banyaknya tentang segala hal. Yang saya tahu, dengan merantau yang jauh saya punya kesempatan yang lebih besar untuk mengenal kerasnya hidup di luar rumah. Saya ingin belajar untuk mengelola emosi saya sendiri. Ya, saya sering out of control.

Saya menemukan gambar ini di google dan betapa gambar ini berisi sajak yang benar-benar mampu mewakili segenap perasaan saya dalam menyampaikan tujuan saya merantau kepada setiap orang.

sumber: google images
Untuk yang tak bisa membaca teks di gambar, ini isi teks pada gambar itu:

Merantaulah... agar kamu tau bagaimana rasanya rindu dan kemana kau harus pulang
Merantaulah... engkau akan tahu betapa berharganya waktu bersama keluarga
Merantaulah... engkau kan mengerti alasan kenapa kau harus kembali
Merantaulah... akan tumbuh cinta yang tak pernah hadir sebelumnya, pada kampung halamanmu, pada mereka yang kau tinggalkan
Merantaulah... engkau akan menghargai tiap detik waktu yang kamu lalui bersama ibu, bapak, adik, kakak, ketika kamu pulang ke rumah
Merantaulah... engkau kan lebih paham kenapa orang tuamu berat melepasmu pergi jauh
Merantaulah... Engkau kan lebih mengerti arti sebuah perpisahan
Merantaulah... semakin jauh tanah rantauan, semakin jarang pulang, semakin terasa betapa berharganya pulang

Karena saya juga merantau kesini dalam rangka bersekolah, maka saya pikir quotes dari I Made Andi Arsana ini juga bisa menutup dengan manis tulisan saya yang bukan apa-apa ini :)
Karena bersekolah adalah juga proses yang berdarah-darah dan berkeringat yang tidak semuanya orang tuliskan di akun jejaring sosial mereka.

Comments

Popular posts from this blog

Unsur Unsur Periode Tiga - Kimia kelas XII

I'm comeback ceman-cemaannnnn :D Nih aku ada sedikit bahan untuk belajar kimia tentang unsur periode tiga. Walaupun gak begitu sempurna dan masih banyak kekurangan disana-sini tapi bisalah untuk nambah-nambah pengetahuan :) Langsung aja ke TKP yah :) Ini linknya Semoga bisa bermanfaat. http://www.ziddu.com/download/21086108/unsurperiodetiga.pdf.html

Terimakasih Kelas E Genap! :)

Terimakasih kelas E genap untuk kebersamaan selama satu semester. Terimakasih kalian sudah menghidupkan kelas E dan membuat semester genap terasa begitu menyenangkan. Terimakasih untuk Raushanfikr Bushron , CO kampret yang meski tertatih tetap bisa mengoordinasi anak-anak kelas E.Salam 3 Jari bos! Hahaha  Terimakasih untuk para COPraktikum, Mbak Wulan Puji Lestari (CO Dasar Budidaya Tanaman) yang juga Asisten Dasar Ilmu Tanah untuk anak Agribisnis dan partnernya Muhammad Agham Habibi (CO DBT) yang kerja keras dan bersimbah peluh berbakti untuk kepentingan kelas *halah wkwkwk*, terimakasih ya Wulan dan Agham, kalau bukan karena lobi kalian, kita anak kelas E gak bisa napas. Terimakasih pula untuk CO Praktikum Biokimia Tanaman, Sudalan Wangsa Paringga si anak Lombok, terimakasih udah ngelobi mas asisten praktikum, terimakasih sudah ngelucu selama satu semester dengan pertanyaanmu yang super duper nguawurr wkwkwk. Santai lan, ana ga bakalan ngebully antum kok di ucapan terimakasi...

Valentine Day

Sudah seminggu ini, linimasa akun jejaring sosial saya sebagiannya diisi dengan topik Valentine's Day. Berbagai pendapat bertebaran, diantaranya ada yang ikut saya bagikan ulang di akun saya. Omong-omong tentang Valentine's Day, saya pertama kali merayakan Valentine's Day sewaktu saya duduk di sekolah dasar, dengan teman-teman saya. Kami merayakannya dengan saling menukar hadiah valentine, yang dibungkus dengan kertas kado supaya surprise . Saat itu, kami juga sama-sama membuka kado apa yang kami dapatkan. Hahaha, saya teringat bahwa saya dan beberapa teman saya jengkel saat itu, karena mendapatkan kado yang rasanya tidak setara dengan yang kami berikan pada teman kami. Hahaha, sungguh saya sedang menertawakan Elisabeth kecil.  Saya sedari dulu, memahami Valentine's Day sebagai perayaan hari kasih sayang. Perayaan kasih sayang tentu bukan hanya kepada pacar/ pasangan (kasih eros), tapi juga ada banyak, seperti kepada orang tua, adik dan yang lainnya. Perayaan kasih s...